Lina Budiman baru saja lulus SMA dan dihadapkan pada kenyataan bahwa dia harus masuk ke fakultas yang tidak sesuai dengan minatnya karena orangtuanya menganggap jurusan itu memiliki masa depan yang cerah dibandingkan passion-nya, menulis. Namun, Lina tetap tidak rela melepaskan genggamanpada mimpinya. Ketika dia dikelilingi orang-orang tang terus-menerus bicara mengenai bidang yang tidak sedikā¦