Kamu masih ingat, Vera? tentang masa mudamu di tahun 2009, saat kamu sedang menikmati kesibukan menata masa depan, saat kamu disembuhkan cinta hingga disakiti cinta, dan saat kamu yang sedang patah itu tiba-tiba didatangi oleh cowok aneh. Rasanya lucu, ya, Vera? Dia yang asing, bisa semudah itu mneyusup dalam tembok besar hatimu. Panggilan "Bu Haji" yang sering dia diucapkan, bisa semudah it…
Tahun 1983, setelah satu setengah tahun tinggal di Timor Timur, Dilan kembali ke Bandung. Dilan pun kembali bertemu dengan teman-teman lamanya di SD tempat dulu dia sekolah. Tapi, ternyata ada murid baru pindahan dari Semarang, namanya Mei Lien, gadis keturunan Tionghoa. Ini mungkin baru tentang cinta monyet biasa, yang banyak dialami manusia normal di dunia. Tak ada cinta-cintaan karena masih…
"Hidup ini terlalu banyak kamu. Itu adalah kenyataan yang harus aku terima dari mencintaimu."
"Milea, kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu. Enggak tahu kalau sore. Tunggu aja.' (Dilan 1990) "Milea, jangan pernah bilang ke aku ada yang menyakitimu, nanti, besoknya, orang itu akan hilang." (Dilan 1990) "Cinta sejati adalah kenyamanan, kepercayaan dan dukungan. Kalau kamu tidak setuju, aku tidak peduli." (Milea 1990)
Ancika ini, pacarnya Dilan. Mereka saling mengenal setelah Dilan sudah tidak lagi berpacaran dengan Lia. Ya, gitu deh, mau gimana lagi, drama kehidupan namanya juga. Pilihan dibuat, bisa benar, bisa salah. Kita hanya menusia dan hidup hanya permainan. Mendingan baca aja. Inilah kisah asmara Ancika dan Dilan. Mudah-mudahan menyenangkan.
DI Restoran Indonesia Lachende Javaan, Haarlem, Belanda, tahun 2000, Nyonya Helen bercerita kepada saya tentang masa lalunya selama dia tinggal di Hindia Belanda, yang kini bernama Indonesia. "Saya lahir dan tumbuh di Ciwidey. Masa remaja saya, saya habiskan di Bandung, sampai kemudian Jepang datang pada tahun 1942 dan mengubah segalanya." Nyonya Helen kemudia menceritakan juga kisah asma…
"Milea, kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu. Enggak tahu kalau sore. Tunggu aja.' (Dilan 1990) "Milea, jangan pernah bilang ke aku ada yang menyakitimu, nanti, besoknya, orang itu akan hilang." (Dilan 1990) "Cinta sejati adalah kenyamanan, kepercayaan dan dukungan. Kalau kamu tidak setuju, aku tidak peduli." (Milea 1990)
"Jika aku berkata bahwa aku mencintainya, maka itu adalah sebuah pernyataan yang sudah cukup lengkap." - Milea "Senakal-nakalnya anak geng motor, Lia, mereka shalat pada waktu ujian praktek Agama." - Dilan
"Jika aku berkata bahwa aku mencintainya, maka itu adalah sebuah pernyataan yang sudah cukup lengkap." - Milea "Senakal-nakalnya anak geng motor, Lia, mereka shalat pada waktu ujian praktek Agama." - Dilan
"Perpisahan adalah upacara menyambut hari-hari penuh rindu."