Talkshow politik yang dianggap serius-berat-menjemukan, kenyataannya begitu ditunggu-tunggu. Memperbincangkan politik juga bisa asyik seperti menonton pertunjukan musik, asalkan dikemas secara apik. Bagi politisi, politik itu sekedar logika, tapi di mata publik, politik adalah soal perasaan. Ramuan itulah yang diaduk-aduk untuk menyihir pemirsa, sehingga Mata Najwa menjadi mantra di layar kaca.
Talkshow politik yang dianggap serius-berat-menjemukan, kenyataannya begitu ditunggu-tunggu. Memperbincangkan politik juga bisa asyik seperti menonton pertunjukan musik, asalkan dikemas secara apik. Bagi politisi, politik itu sekedar logika, tapi di mata publik, politik adalah soal perasaan. Ramuan itulah yang diaduk-aduk untuk menyihir pemirsa, sehingga Mata Najwa menjadi mantra di layar kaca.
Cita-cita "anak jalanan" yang pernah menjajakan koran di Pasar Goan Hoat di Padang, Sumatera Barat, tahun 1960-an ini akhirnya terkabul. Lewat acara Indonesia Lawyers Club yang dipandunya, Karni - dengan suara serak yang khas, pertanyaan tajam, dan pengetahuan hukumnya yang luas - semakin populer. Sukses Karni tak diraih dengan tiba-tiba. "Apa pun pernah saya lakukan, apa pun pernah saya jua…
Cita-cita "anak jalanan" yang pernah menjajakan koran di Pasar Goan Hoat di Padang, Sumatera Barat, tahun 1960-an ini akhirnya terkabul. Lewat acara Indonesia Lawyers Club yang dipandunya, Karni - dengan suara serak yang khas, pertanyaan tajam, dan pengetahuan hukumnya yang luas - semakin populer. Sukses Karni tak diraih dengan tiba-tiba. "Apa pun pernah saya lakukan, apa pun pernah saya jua…