Singasari hancur dalam semalam. Prabu Kertanegara mangkat dan putri-putrinya terpaksa lari menyelamatkan diri dengan dikawal Raden Wijaya dan Bala Sanggrama. Pada waktu bersamaan, pasukan Kediri bringas menyusuri desa demi desa mengejar para pelarian Singasari. Siapapun yang ketahuan membantu para pelarian tak mungkin luput dari tebasan pedang para prajurit yang dirasuki dendam itu. Kekalaha…
Suasana Kotaraja bagai api dalam sekam. Di balik sejuk semilirnya angin, tersembunyi bahaya yang mengancam, siap menerkam bersamaan ayunan tangan. Namun, hanya beberapa orang yang menangkap suasana itu. Sebagian lainnya telah kehilangan rasa curiga yang semula ada. Di tengah ketenangan yang melenakan, jejak-jejak mencurigakan berserakan di wilayah Singasari. Namun, benarkah pertanda aneh itu m…
Damai yang senantiasa menyelimuti tiba-tiba koyak. Lelap pelukan mimpi tidak mungkin dituntaskan karena genderang perang membangnkan isi kehidupan Majapahit. Pada sebuah fajar yang masih beku, para Rakrian Dharmaputra Winehsuka menebar tembang duka. Ra Kuti menaburkan aroma pembantaian, pemerkosaan, dan penjarahan. Kemegahan bumi Wilwatika seketika porak-poranda. Akan tetapi, tetes darah, kerin…
"Bagaskara Manjer Kawuryan? Siapakah orang yang mencoba bermain-main denganku menggunakan nama yang semestinya terkubur bersama kematian Ra Tanca?' Gajah Mada meletupkan rasa penasarannya dalam hati. Sembilan tahun sejak pemberontakan Ra Kuti, baru diketahui orang yang berada di balik nama itu adalah Ra Tanca. Setelah Ra Tanca mati, kini tiba-tiba ada orang lain yang menggunakan nama itu. Pe…
"Untuk mewujudkan keinginanku atas Majapahit yang besar." ucap Gajah Mada dengan suara amat lantang. "Untuk mewujudkan mimpi kita semua, aku bersumpah akan menjauhi hamukti wiwaha sebelum cita-citaku dan cita-cita kita bersama itu terwujud. Aku tidak akan bersenang-senang dahulu. Aku akan tetap berprihatin dalam puasa tanpa ujung semata-mata dmei kebesaran Majapahit. Aku bersumpah untuk tidak b…
"Aku tetap bersikukuh pada permintaanku yang telah kukirim berulang kali. Aku tetap meminta Sunda agar segera menyatakan diri bergabung dengan Majapahit karena masalah yang akan dihadapi Sunda Galuh sama dengan yang harus dihadapi Majapahit. Sampaikan kepada Rajamu, hari inilah saatnya untuk menentukan sikap, akan tetap berdiri sendiri atau tunduk pada kehendak kelompok yang lebih besar. Tidak …
Dengan kebebasan yang aku miliki, aku bisa berada di mana pun dalam waktu lama tanpa harus terganggu oleh keinginan pulang. Lebih dari itu, aku berharap apa yang kulakukan itu akan menyempurnakan pilihan akhir hidupku dalam semangat hamukti moksa. Biarlah orang mengenangku hanya sebagai Gajah Mada yang tanpa asal-usul, tak diketahui siapa orang tuanya, tak diketahui dimana kuburnya, dan tak …