Beratku hanya 500 gram waktu dilahirkan. Dokter yang bekerja di rumah sakit tempatku dilahirkan bercerita bahwa ibu tidak bisa mendengarkan penjelasannya karena matanya sudah dibanjiri air mata melihatku yang begitu kecil. Kelima jariku sebesar korek api. Kepalaku sebesar telur. Pinggulku sebesar jari kelingking orang dewasa. Selama tujuh bulan aku dibesarkan dalam inkubator di rumah sakit. …
Meskipun buta, aku merasa sangat beruntung karena terlahir sebagai anak Ibu. Tentu berat bagi Ibu yang harus membesarkan aku sendirian selama tujuh belas tahun. Sehabis bertengkar denganku, Ibu selalu berkata, "Ibu tidak pernah mengenal cinta dari ibu kandungku. Itulah sebabnya Ibu khawatir, apakah Ibu sudah melakukan kesalahan dalam mendidikmu." Jangan khawatir. Aku menerima begitu banya…