Kita bekerja dari pagi sampai senja, sebagai ibu rumah tangga, mahasiswa, manajer atau karyawan. Kita bekerja supaya hidup mempunyai dan memberi arti. Dunia kerja bisa keras dan kejam: eksploitasi dan frustasi, suri dan dengki, ambisi dan arogansi. Tetapi dunia kerja bisa juga indah: visi dan aktualisasi diri, dedikasi dan intimasi, segelas kopi dan sepiring nasi. Buku ini menyoroti dunia bisni…
Sepanjang jalan kita berjuang. Berjuang untuk sesuap nasi, untuk mengembangkan diri, untuk menjalani terapi, untuk sehat serasi, untuk hak asasi, untuk mengikuti Kristus Sang Abdi, untuk tetap utuh sebagai suami istri dan juga sebagai warga republik ini. Seperti ikan salmon berjuang melawan arus dan melompati riam, begitulah kita berjuang sekuat tenaga mengatasi segala rintangan dan berbagai…
Kita bekerja dari pagi sampai senja, sebagai ibu rumah tangga, mahasiswa, manajer atau karyawan. Kita bekerja supaya hidup mempunyai dan memberi arti. Dunia kerja bisa keras dan kejam: eksploitasi dan frustasi, suri dan dengki, ambisi dan arogansi. Tetapi dunia kerja bisa juga indah: visi dan aktualisasi diri, dedikasi dan intimasi, segelas kopi dan sepiring nasi. Buku ini menyoroti dunia bisni…
Kita bekerja dari pagi sampai senja, sebagai ibu rumah tangga, mahasiswa, manajer atau karyawan. Kita bekerja supaya hidup mempunyai dan memberi arti. Dunia kerja bisa keras dan kejam: eksploitasi dan frustasi, suri dan dengki, ambisi dan arogansi. Tetapi dunia kerja bisa juga indah: visi dan aktualisasi diri, dedikasi dan intimasi, segelas kopi dan sepiring nasi. Buku ini menyoroti dunia bisni…