Helen Keller adalah perempuan penderita buta-tuli sejak usia 19 bulan. Seperti berada dalam mimpi abadi, baginya tidur dan jaga tak bisa dibedakan. Semua gelap dan membisu. Tetapi dengan kekuatan jiwanya, seiring bertumbuhnya kesadaran, perlahan-lahan ia berikhtiar melampaui cacat fifiknya. Ia belajar "melihat" dan "mendengar" dengan tangan, hidung, dan lidahnya. Tatkala mata dan telinga berhen…