Setelah Majapahit runtuh pada 1527. Jawa kacau balau dan bermandi darah. Kekuasaan tak berpusat, tersebar praktis di seluruh kadipaten, kabupaten, bahkan desa. Perang terus-menerus menjadi untuk memperebutkan penguasa tunggal. Permata-permata kesenian, baik dibidang sastra, musik, dan arsitektur tidak lagi ditemukan. Selama hampir satu abad jawa di kungkung oleh pemerintah teror, yang berpolaka…
Setelah Majapahit runtuh pada 1527. Jawa kacau balau dan bermandi darah. Kekuasaan tak berpusat, tersebar praktis di seluruh kadipaten, kabupaten, bahkan desa. Perang terus-menerus menjadi untuk memperebutkan penguasa tunggal. Permata-permata kesenian, baik dibidang sastra, musik, dan arsitektur tidak lagi ditemukan. Selama hampir satu abad jawa di kungkung oleh pemerintah teror, yang berpolaka…
Mengapa Mas Marco Kartodikromo menentang pemerintah kolonial? Apa tujuan Shamsuddin Salleh menulis roman spionase? Mengapa Tahar Ben Jelloun meminjam plot novel Pramoedya Ananta Toer? Kenapa Pramoedya Ananta Toer tidak dianugerahi Hadiah Nobel? Apa idam-idaman para eksil Indonesia pasca peristiwa 1965? Buku ini menyoroti sejumlah pertanyaan seputar sastra Indonesia modern - serta membahas bebe…
Mengapa Mas Marco Kartodikromo menentang pemerintah kolonial? Apa tujuan Shamsuddin Salleh menulis roman spionase? Mengapa Tahar Ben Jelloun meminjam plot novel Pramoedya Ananta Toer? Kenapa Pramoedya Ananta Toer tidak dianugerahi Hadiah Nobel? Apa idam-idaman para eksil Indonesia pasca peristiwa 1965? Buku ini menyoroti sejumlah pertanyaan seputar sastra Indonesia modern - serta membahas bebe…
Sastra lama adalah warisan nenek moyang yang sudah sepantasnya mendapat perhatian. Jangan sampai hiruk-pikuk kemajuan zaman menenggelamkan warisan yang sangat berharga ini. Atas dasar inilah buku ini hadir di hadapan pembaca dengan harapan bisa mengangkat kembali khazanah sastra lama yang hampir dilupakan keberadaannya agar kembali dikenal oleh masyarakat.
Buku ini terdiri atas dua bagian. Bagian pertama membahas tentang puisi lama yang meliputi pantun, karmina, syair, gurindam, seloka, talibun, mantra, peribahasa atau bidal (mencakup pepatah, perumpamaan dan tamsil), serta bentuk puisi lama lainnya (rubai, ki'tah, gazal, nazam dan masnawi). Bagian kedua membahas prosa lama yang meliputi dongeng, hikayat, fabel, legenda, mite, sage, cerita jenaka…
Bukan masalah, kalau gue harus menjadi penghapus dan kembali menggerakkan pensil di atas kertas yang hampir rusak. Bukan masalah, kalau gue harus bekerja keras untuk menggambar ulang semua sketsa yang hampir pudar. Bagi gue, dialah masa depan. Karena dengannya gambar gue sempurna. Dengan adanya dia di dalamnya, rancangan masa depan gue jadi sangat indah. Dan, gue gak akan menyerah ataupun mu…