Sang Pemimpi adalah sebuah lantunan kisah kehidupan yang memesona dan akan membuat Anda percaya pada tenaga cinta, percaya pada kekuatan mimpi dan pengorbanan. Lebih dari itu, akan membuat Anda percaya kepada Tuhan. Andrea akan membawa Anda berkelana menerobos sudut-sudut pemikiran di mana Anda akan menemukan pandangan yang berbeda tentang nasib, tantangan intelektualitas, dan kegembiraan yang …
"Jika dulu aku tak menegakkan sumpah untuk sekolah setinggi-tingginya demi martabat ayahku, aku dapat melihat diriku dnegan terang sore ini: sedang berdiri dengan tubuh hitam kumal, yang kelihatan hanya mataku, memegang sekop menghadapi gunungan timah, mengumpulkan napas, menghela tenaga, mencedokinya dari pukul delapan pagi sampai magrib, menggantikan tugas ayahku, yang dulu menggantikan tugas…
Sebagai kelanjutan dari kisah Enong di novel Padang Bulan, novel Cinta di Dalam Gelas menceritakan perjalanan nasib Enong. Ia kemudian berurusan dengan seorang preman pasar pagi, seorang lelaki yang bercita-cita menjadi teknisi antena parabola, dan seorang grand master perempuan tingkat dunia yang berasal dari Georgia. Bagaimana pula presiden perempuan Republik Indonesia, Kapen CHIP, dan dua ek…
Aku ingin mendaki puncak tantangan, menerjang batu granit kesulitan, menggoda mara bahaya dan memecahkan misteri dengan sains. Aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman lalu terjun bebas menyelami labirin lika-liku hidup yang ujungnya tak dapat disangka. Aku mendamba kehidupan dengan kemungkinan-kemungkinan yang bereaksi satu sama lain seperti benturan molekul uranium: meletup tak terduga-duga…
Malam itu tiba-tiba badan Lulu panas banget. Karena panasnya nggak kunjung turun, akhirnya Mami meminta Lupus membawa Lulu ked okter. "Tapi udah hampir jam sebelas malam, mana ada dokter yang buka?" tanya Lupus. "Ke klinik 24 jam saja!" kata Mami. Lupus nganter Lulu ke klinik 24 jam pake becak, tapi kliniknya sepi banget. "Eh, kok saya kayak nyium bau-bau apa, gitu..." Si tukang becak mulai…
Lupus punya mimpi indah. Mimpi punya topi mungil seperti yang sering dipakai temennya, Andi. Yang tiap hari akan ia pakai ke sekolah. Biar nggak kepanansan kalo lagi ngejar bis. Biar agak gaya dikit dan dilirik cewek-cewek. Dan suatu hari, mimpi itu hampir menjadi kenyataan. Karena Lulu ternyata membeli topi seperti itu. Tapi Lulu membelikannya untuk Andi, bukan untuk Lupus. Lupus pun sedih. Na…