Bagiku sajak ini adalah lambang hubuinganku kepada pembaca. Karena itu, sajak atau puisi harus gampang dicerna dan dimengerti. Jadi, aku tidak memakai kata-kata yang sulit, melainkan kata-kata. biasa yang selalu dipakai berkomunikasi. Bagiku puisi itu bukan menjadi indah dan bermakna, karena hanya bentuk permainan kata-kata. Aku adalah orang realistis. Karena itu, nukilan kata-kata sajakku juga…
Bagiku sajak ini adalah lambang hubuinganku kepada pembaca. Karena itu, sajak atau puisi harus gampang dicerna dan dimengerti. Jadi, aku tidak memakai kata-kata yang sulit, melainkan kata-kata. biasa yang selalu dipakai berkomunikasi. Bagiku puisi itu bukan menjadi indah dan bermakna, karena hanya bentuk permainan kata-kata. Aku adalah orang realistis. Karena itu, nukilan kata-kata sajakku juga…
Seribu kata menggebu lewat jari yang dipanggang matahari Punggung bumi meleleh gedung dan kehidupan rata dalam cahya hari tak ramah. Di dalam genggam kehidupan gemetar dalam sajak kehidupan mencampak busur. Dan baris-baris kata adalah bekas jejak nafas yang enggan lepas dari sengus desah
Pembicaraan tentang sastra tidak habis-habisnya dilakukan orang dalam usaha meningkatkan wawasan masyarakat tentang sastra-terutama sastra Indonesia dan sastra di Indonesia-yang semakin hari semakin berkembang. Pembicaraan-pmebicaraan itu terwujud dalam penelitian sastra, baik sastra Indonesia lama maupun penelitian sastra Indonesia modern. Hasil pembicaraan tersebut haruslah disebarluaskan kep…
Konon puisi adalah mahkota bahasa. Puisi adalah hasil yang dicapai jika seseorang mampu bermain-main dengan bahasanya. Apa yang ditulis penyair tidak serta-merta bisa diartikan secara harfiah. Gerimis bukan berarti hujan, dan bunga belum tentu berarti kembang. Kerap penyair bilang begini, tapi maksudnya begitu. Lalu bagaimana caranya bisa menikmati puisi dan menangkap pesan atau makna yang ingi…
AKU INGIN aku ingin mencintaimu dengan sederhana: dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu aku ingin mencintaimu dengan sederhana: dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
AKU INGIN aku ingin mencintaimu dengan sederhana: dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu aku ingin mencintaimu dengan sederhana: dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada
Pagi dikaruniai begitu banyak pintu dan kita disilahkan masuk melewatinya kapan saja. Malam diberkahi begitu banyak gerbang dan kita digoda untuk membukanya dan keluar agar bisa ke Sana. Tidak diperlukan ketukan . Tidak diperlukan kunci. : Sungguh, tidak diperlukan selamat datang atau selamat tinggal.