Rangkaian peristiwa sepanjang 1965-66-pembubaran PKI dan pergantian presiden-melambungkan nama Sarwo Edhie Wibowo, sekaligus menjadi titik balik perjalanan hidupnya. Sebagai komandan Resimen Para Komando Angkatan Darat, Sarwo Edhie berperan membumihanguskan Partai Komunis Indonesia pasca tragedi 30 September 1965. Dialah yang menggerakkan Jawa dan Bali, berbulan-bulan mengankapi tokoh merah …
Menentang feodalisme, Haji Oemar Said Tjokroaminoto punya andil menempa para tokoh pergerakan nasional. Dialah guru politik serta induk semang Presiden Sukarno serta tokoh pergerakan lain, seperti Samaoen, Musso, Alimin, dan Kartosoewirjo. Di tangan Tjokro, Sarekat Islam berubah dari Organisasi saudagar batik pribumi menjadi gerakan politik yang besar dan kuat. Pidato dan tulisannya menginsp…
Di dalam tubuh Ernerst Francois Eugene Dowes Dekker mengalir darah Belanda, Prancis, Jerman dan Jawa. Tapi semangatnya lebih menggelora ketimbang penduduk bumiputera. Dia bersama Tjipto Mangoenkoesoemo dan Ki Hadjar Dewantara adalah "Tiga Serangkai", orang-orang pertama pendiri partai politik di Indonesia : Indische Partij. Sebagai penggerak revolusi, gagasan Ernest melampaui zamannya. Tur p…
Hampir tak ada pelagan pennting di negeri ini yang tak didatangi Leonardus Benjamin Moerdani. Sudah berperang sejak usia 13 tahun, ia berada di garis depan penumpasan pemberontakan PRRI/Permesta (1958). Ia juga menjadi ikon pembebasan Irian Barat (1962), tetapi juga terampil di dunia diplomasi dan kepengacaraan. Dia pernah menjadi diplomat di Korea dan memenangkan Indonesia "merebut" harta y…
Banyak orang mengenalnya sebagai tokoh Partai Komunis Indonesia (PKI) dalam pemberontakan 1926 dan 1948. Yang pertama aksi PKI menentang pemerintahan Kolonial Belanda. Yang terakhir gerakan PKI di Madiun, Jawa Timur, melawan pemerintah pusat. Dialah Musso, anak Kediri yang ketika kecil dikenal rajin mengaji. Mendapat pendidikan politik ketika indekos di rumah H.O.S Tjokrominoto, sepak terjan…
Mengawali karier militer sebagai serdadu Belanda, Ali Moertopo adalah simpul penting Soeharto dan politik Orde Baru. Dia intel, aktivis, dan politikus ulung. Ali Moertopo membuka jalan bagi kekuasaan Soeharto. Dia meremukkan demokrasi justru ketika Indonesia tengah meninggalkan otoritatianisme Bung Karno. Ia menggelar pelbagai operasi khusus: membabat partai politik untuk membesarkan Golkar,…
"Yang sakit itu Soedirman, tapi Panglima Besar tidak pernah sakit." Pagi itu, 19 Desember 1948, Panglima besar bangkit dan memutuskan memimpin pasukan keluar dari Yogyakarta, mengkonsolidasikan tentara, dan mempertahankan Republik dengan bergerilya. Panglima Besar sudah terikat sumpah: haram menyerah bagi tentara. Karena ikrar inilah Soedirman menolak bujukan Sukarno untuk berdiam di Yogyaka…
Ia orang pertama yang menulis konsep Republik Indonesia. Muhammad Yamin menjulukinya "Bapak Republik Indonesia". Sukarno menyebutnya "Seorang yang mahir dalam revolusi". Tapi hidupnya berakhir tragis di ujung senapan tentara republik yang didirikannya. Tan melukis revolusi Indonesia testamen politik yang berisi wasiat penyerahan kekuasaan kepada empat nama-salah satunya adalah Tan Malaka-apa…
Ia orang pertama yang menulis konsep Republik Indonesia. Muhammad Yamin menjulukinya "Bapak Republik Indonesia". Sukarno menyebutnya "Seorang yang mahir dalam revolusi". Tapi hidupnya berakhir tragis di ujung senapan tentara republik yang didirikannya. Tan melukis revolusi Indonesia testamen politik yang berisi wasiat penyerahan kekuasaan kepada empat nama-salah satunya adalah Tan Malaka-apa…
Menentang feodalisme, Haji Oemar Said Tjokroaminoto punya andil menempa para tokoh perherakan nasional. Pemerintah Belanda menjulukinya "Raja Tanpa Mahkota". sementara rakyat jelata menganggapnya "Ratu Adil". Di tangan Tjokro, Sarekat Islam berubah dari organisasi saudagar batik pribumi menjadi gerakan politik yang besar dan kuat. Pelajaran membaca ayat Al-Quran yang disarikan dari pengalamann…