Gimana kalau temanku pergi? Gimana kalau seseorang yang paling ku percaya juga pergi? Gimana kalau aku sendirian lagi? Semua yang datang pasti akan pergi, siap tidak siap kita pasti sendiri. Buku ini akan menemani kamu melewati fase kesepian, mengajakmu bicara dengan tulus dan jujur di setiap babnya, juga belajar untuk mengerti, dan menyayangi diri sendiri.
Merangkum cerita-cerita personal yang jarang ditampakkan di depan umum, Lucunya Prabowo: Tegas, Santuy, Ikhlas, dan Senyumin Aja menunjukkan pribadi Prabowo yang dikenal orang-orang terdekatnya. Terlepas dari tanggung jawabnya yang besar dalam mengusung berbagai isu sosial, politik, dan keamanan, image Prabowo bukan lagi melekat pada politikus dan Jenderal yang kaku, tetapi justru cermin pemimp…
Dari demoralisasi Prancis hingga serangan epik dengan sandi Barbarossa, buku ini menggabungkan analisis mendalam dengan kisah-kisah penuh ketegangan. Setiap halaman mengungkapkan tragedi di balik konflik yang mengubah wajah Eropa, menjadikan buku ini sebuah bacaan yang tidak hanya informatif tetapi juga menggugah daya imajinasi, termasuk mengungkap hal-hal yang sebelumnya jarang dibahas dalam P…
Kepulauan Nusantara menyimpan kisah-kisah menakjubkan dari para tokoh pemimpin terkemuka dari berbagai kerajaan dan kesultanan yang tidak bisa dilupakan begitu saja. Mereka telah memberikan sumbangsih sejarah kepahlawanan bagi perkembangan peradaban di Nusantara. Buku ini terdiri dari dua puluh bab yang mengurai era pemerintahan raja dan ratu, mulai dari kerajaan bercorak Hindu, Hindu-Buddha, h…
Rempah-rempah menggerakkan awal perekonomian dunia modern. Bagi Eropa, rempah-rempah mewakili kekayaan dalam skala yang belum pernah ada sebelumnya. Cengkih dan pala dapat mencapai Eropa hanya melalui jalur perdagangan yang rumit, dan selama beberapa dekade para penjelajah Spanyol dan Portugis berlomba-lomba untuk menemukan sumbernya yang sulit didapat. Namun ketika Portugis akhirnya mencapai k…
JIKA masih hidup, dan diminta melukiskan situasi sekarang, Mohammad Hatta hanya perlu mencetak ulang tulisannya yang terbit pada 1962: " Pembangunan tak berjalan sebagaimana semestinya.... Perkembangan demokrasi pun terlantar karena percekcokan politik senantiasa. Pelaksanaan otonomi daerah terlalu lamban sehingga memicu pergolakan daerah." Demokrasi dapat berjalan baik, menurut Hatta, jika ad…
Ia orang pertama yang menulis konsep Republik Indonesia. Muhammad Yamin menjulukinya “Bapak Republik Indonesia”. Sukarno menyebutkannya “seorang yang mahir dalam revolusi”. Tapi hidupnya berakhir tragis di ujung senapan tentara republik yang didirikannya. Tan melukis revolusi Indonesia dengan bergelora. Soekarno pernah menulis testamen politik yang berisi wasiat penyerahan kekuasaan …
Lelaki cadel itu tak pernah bisa melafalkan huruf “r” dengan sempurna. Ia “cacat” wicara tapi dianggap berbahaya. Rambutnya lusuh. Pakaiannya kumal. Celananya seperti tak mengenal sabun dan setrika. Ia bukan burung merak yang memesona. Namun, bila penyair ini membaca puisi di tengah buruh dan mahasiswa, aparat memberinya cap sebagai agitator, penghasut. Selebaran, poster, stensilan, …
MENDESAK Sukarno-Hatta untuk memproklamasikan kemerdekaan, Sutan Sjahrir justru absen dari peristiwa besar itu. Dia memilih jalan elegan untuk menghalau penjajah: jalur diplomasi - cara yang ditentang tokoh lain yang lebih radikal. Ideologinya, antifasis dan antimiliter, dikritik hanya untuk kaum terdidik. Ia dituduh elitis. Sejatinya, Sjahrir juga turun ke gubuk-gubuk, berkeliling Tanah Air m…
Ini romansa di kota Bandung yang terjadi di hidupnya Kamila. Tentang dia, Bandung dan seisinya. Pertemuannya dengan laki-laki yang memakai seragam dengan badge nama ditulis terbalik adalah episode yang ia harap terjadi berulang kali. Dia. Si segalanya dan melebihi.