“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.” Kemerdekaan Republik Indonesia didapat dengan penuh perjuangan dan pengorbanan. Jutaan nyawa melayang demi satu cita-cita: Indonesia merdeka! Jutaan nyawa gugur di medan pertempuran, ada yang kita kenang namanya hingga sekarang, namun, lebih banyak yang kita tidak pernah tahu namanya hingga saat ini. Buku ini …
Generasi muda kini mungkin tak lagi tahu , Hoegeng yang dimaksud Presiden Abdurrahman Wahid dalam kata katanya di atas adalah almarhum Jenderal (Pol) Hoegeng Iman Santoso, Kepala kepolisian Negara Republik Indonesia di zaman transisi orde lama menuu orde baru. Sebagai polisi, Hoegeng dikenal jujur, sederhana, dan tak kenal kompromi. Karenanyam seperti polisi tidur ia tidak bisa disuap. Namun…
Kita mendapat contoh tentang tanggung jawab Bung Hatta yang patut diteladani anak-anak muda generasi penerus Bangsa Indonesia masa kini dan masa depan. Ide koperasi yang lahir dari pengalamannya di Skandinavia dikembangkannya dan diamalkan untuk kemaslahatan sistem perekonomian nasional. Kalau sistem ekonomi nasional dijalankan sesuai dengan prinsip demokrasi ekonomi Bung Hatta, pasti kemakmu…
Kalau kita pernah membaca Sukarno, pastilah banyak hal-hal yang masih garib tentang kehidupan sang presiden pertama Negara Indonesia ini, bukan? Sebagai contoh banyak, misteri seperti: - Di balik kisah Sukarno & lahirnya Pancasila? - Bagaimana kisah Sukarno & lambang Garuda? - Di balik sejarah Bendera Merah Putih? - Benarkah Sukarno berpaham komunis? - Ternyata Bung Karno ketakutan melihat…
Chairil Anwar bukanlah sastrawan yang hanya merenung di balik meja dan menulis puisi. Sajak "Diponegoro" yang terkenal dengan kata-kata "Maju Serbu Serang Terjang" berhasil menggelorakan kembali semangat juang. Melalui sajak ini, ia mengungkap sosok Diponegoro yang kuat dan hebat dalam menghadapi Belanda. Chairil tegas melawan kolonialisme. Sebuah kutipan populer yang menandakan semangat itu te…
Abdurrahman Wahid, yang akrab dipanggil Gus Dur, adalah pejuang sejati demokrasi, bapak pluralisme, tokoh antikekerasan, pembela orang-orang termarginalkan yang papa suara. Gus Dur sekaligus adalah pelindung bagi kaum minoritas agama, gender, keyakinan, etnis, ras, dan juga posisi sosial. Kendati demikian, Gus Dur tetap dihujat kelompok mayoritas dan bahkan kalangannya sendiri. Apa pun yang …