Nah, ceritanya Lupus bete banget abis diputusin ceweknya. Padahal dia udah mencintai dengan sepenuh hati, tapi tetep aja diputusin dengan alasan: Lupus udah basi. Udah ngga zaman. Hare gene masih pake jambul Duran-Duran! Padahal sekarang kan udah zamannya Justin Timberlake! Lupus yang semula periang, ceria, jadi berubah manyun terus. Setengah mati ketiga sahabatnya mengembalikan Lupus supaya…
Greg mulai melihat-lihat ke sekeliling kantin, dan ke mana pun dia memandangnya, dia melihat koin 25 sen. Di bagian makanan pencuci mulut, beberapa anak terlihat sedang membeli roti berlapis es krim, kue mangkuk, dan kue-kue kering dengan menggunakan pecahan koin 25 sen. Di toko sebelah, dia melihat beberapa anak membeli pulpen neon dan pensil berkilau serta hiasan pensil, berupa miniatur bola …
Lupus lagi bingung, soalnya dia nggak disetujui pacaran. Terutama sama papi. Papi empet banget anaknya pacaran, soalnya katanya Lupus masih bau kencur (padahal Ppai kan jarang ke dapur tuh! Mana tahu bau kencur? Hihi). Alasan yang lain lagi, pacaran cuma buang-buang waktu. Nggak pacaran aja Lupus malas belajar, apalagi kalau pacaran. Dia pasti malas cuci piring, sendok, gelas, pepaya, mangga…
Tahun ini, Sophie dan Agatha digadang-gadang menjadi murid Sekolah Kebaikan dan Kejahatan yang legendaris, tempat anak laki-laki dan perempuan dididik menjadi pahlawan dan penjahat dalam dongeng. Dengan gaun pink, sepatu kaca, dan ketaatannya pada kebajikan, Sophie sangat yakin akan menjadi lulusan terbaik di Sekolah Kebaikan sebagai putri dalam dongeng. Sementara itu, Agatha, dengan rok terusa…
Sophie dan Agatha telah berhasil pulang ke Gavaldon, menjalani "bahagia selamanya" versi mereka. Namun, hidup tak seperti dongeng yang nereka harapkan. Agatha diam-diam berharap seandainya ia memilih akhir bahagia yang lain besama pangerannya. Permohonan rahasia itu membuka kembali pintu menuju Sekolah Kebaikan dan Kejahatan. Tak disangka, dunia yang dulu pernah ia ketahui bersama Sophie terny…
Mami sakit. Badannya panas-dingin. Dibawa ke rumah sakit aja, usul Lupus. Tapi papi yang superpedit itu nggak langsung menuruti usulan anaknya. Kita coba cermati dengan ramuan tradisional. Jangan dikit dikit rumah sakit, dikit dikit rumah sakit. Kasihan dokternya. Kalau kebanyakan pasien, bisa-bisa mereka ikut sakit juga, papi mencari-cari alasan. Tapi klo dipikir-pikir, papi ada benarnya lho.…
Mami sakit. Badannya panas-dingin. Dibawa ke rumah sakit aja, usul Lupus. Tapi papi yang superpedit itu nggak langsung menuruti usulan anaknya. Kita coba cermati dengan ramuan tradisional. Jangan dikit dikit rumah sakit, dikit dikit rumah sakit. Kasihan dokternya. Kalau kebanyakan pasien, bisa-bisa mereka ikut sakit juga, papi mencari-cari alasan. Tapi klo dipikir-pikir, papi ada benarnya lho.…
Lupus yang ini masih kelas 1 SD dan masih imut, biarpun masih kecil dia ngga takut, berjalan di malam hari pun hatinya ngga ciut, apalagi lari sampai terkentut-kentut. Lupus yang ini memang anak manis, gak pernah cengeng paling cuma meringis, apalagi guling-guling sambil nagis, karena Lupus lahir di hari Kamis (yeeei, apa hubungannye?) Heheh! Udah deh, gak usah banyak pantun segala, langs…