Petik sendiri sayuran di pekarangan rumah? Bisa! Selain terjamin kesegarannya, naluri hobi pun tersalurkan. Ya, urban farming memang tengah menjamur. Yang paling mutakhir dengan teknologi hidroponik. Pilihan teknik hidroponik yang dapat diadopsi yakni teknik statis, run to waste, sub-irigasi pasif, NFT(nutrient film technique), DFT(deep flow technique), irigasi tetes, dan aeroponik.
Petani kota adalah orang yang memanfaatkan lahan sempit yang ada di sekitar rumah agar bisa bermanfaat. Selain itu, dari hasilnya bisa mendatangkan pendapatan untuk keluarga hingga menciptakan ketahanan ekonomi keluarga. Salah satu solusi menjadi petani kota adalah dengan akuaponik yang dituangkan dalam buku ini.
Hidroponik identik dengan teknologi budi daya yang sulit. Investasinya juga mahal. Ternyata tidak selalu seperti itu. Kini, teknologi bercocok tanam tanpa tanah itu sudah sedemikian populer. Bisa diaplikasikan dengan mudah dan murah, skala hobi atau komersial. Memetik sayuran yang segar dan sehat dapat dilakukan setiap hari tanpa harus belepotan tanah. Bagi yang tertarik untuk bisnis, prospek b…
Selain kesegarannya karena bisa dipetik kapan saja saat dibutuhkan, tanaman sayur pun dapat dinikmati keindahannya di pekarangan jika ditata dengan cantik. Bertanam sayuran seperti kangkung, bayam, selada, cabai, dan tomat tidak harus di lahan yang luas. Dengan memanfaatkan pekarangan, siapa pun bisa menjadi 'petani' sayuran dan memanennya sendiri tanpa harus membeli di pasar.
Caranya mudah jika Anda ingin menanam sayuran organik di rumah, hanya dibutuhkan ketelitian, kerajinan, dan kedisiplinan dalam memantau kondisi tanaman. Di buku ini dibahas cara bertanam 8 jenis tanaman sayur yang sering dikonsumsi. Selain itu, dibahas juga teknik bertanam di lahan, pot, dan polibag, terutama cara membuat pestisida alami.
Lahan sempit bukan lagi halangan untuk bercocok tanam sayuran. Berbekal pekarangan terbatas, Anda bisa membangun instalasi hidroponik yang dapat menjadi sumber kebutuhan bahan pangan sehari-hari atau bahkan sumber pendapatan baru keluarga. Pehobi atau pekebun komersial pun tidak perlu repot mebangun greenhouse alian rumahtanam dengan biaya investasi tinggi. Tanpa naungan maupun dilengkapi naung…