Di mana ada pesta, di sana ada kejutan. Lewat 20 kisah yang menghidupkan beragam suasana pesta, antologi cerpen ini menyuguhkan keindahan dan kompleksitas emosi yang tak terduga. "Pesta" tak sekadar tentang perayaan. Ini adalah panggung tempat berbagai perasaan tampil apa adanya. Dalam pesta yang ramai, ada mereka yang terasing. Di tengah riuh tawa, ada hati yang tak terjangkau. Ketika pesta…
Buku kumpulan cerita pendek Petualangan Seru Jelajah Wisata Indonesia adalah buku kumpulan cerpen hasil karya guru dan siswa SMA Athalia. Buku yang memuat pengalaman pribadi penulis di dalam menjelajah wisata Indonesia yang dituangkan dalam bentuk cerpen dan diikutsertakan dalam lomba Gerakan Literasi Nasional Sastra Pariwisata tahun 2020. Buku ini sederhana, tetapi bagi penulis buku ini men…
Buku kumpulan cerita pendek Petualangan Seru Jelajah Wisata Indonesia adalah buku kumpulan cerpen hasil karya guru dan siswa SMA Athalia. Buku yang memuat pengalaman pribadi penulis di dalam menjelajah wisata Indonesia yang dituangkan dalam bentuk cerpen dan diikutsertakan dalam lomba Gerakan Literasi Nasional Sastra Pariwisata tahun 2020. Buku ini sederhana, tetapi bagi penulis buku ini men…
Cerpen adalah sebagian jawaban dari para pengarang untuk tetap kritis dalam menyikapi setiap realitas di sekitar hidup kita. Realitas politik, yang telah menjadi isu utama selama bertahun-tahun di negeri ini, senantiasa bias kepentingan. Apalagi kemudian ditumpangi oleh keinginan untuk berkuasa, is akan menjadi semakin "serakah" dan "menghalalkan" segala cara. Cerpen-cerpen dalam buku ini, ter…
Suatu ketika di sekolah tak ada jam mengajar, aku membuka-buka koran. Di satu halaman, mataku tertuju pada satu judul tulisan: "Catatan Harian Nyonya Evi". Menggelitik. karena Evi adalah namaku. Aku pun membacanya. Sebuah cerita pendek di rubrik budaya, yang ternyata penulisnya Sueb, laki-laki penyaor itu. Apakah cerpen itu untukku? -- Catatan Harian Nyonya Evi
Suatu ketika di sekolah tak ada jam mengajar, aku membuka-buka koran. Di satu halaman, mataku tertuju pada satu judul tulisan: "Catatan Harian Nyonya Evi". Menggelitik. karena Evi adalah namaku. Aku pun membacanya. Sebuah cerita pendek di rubrik budaya, yang ternyata penulisnya Sueb, laki-laki penyaor itu. Apakah cerpen itu untukku? -- Catatan Harian Nyonya Evi
Menampilkan 23 cerpen Kompas sepanjang 2018 dalam buku ini seperti membaca keberagaman lanskap budaya dengan latar belakang ranah kultural berbeda. Keberagaman lanskap budaya inilah yang ikut mewarnai cerpen Kompas dari masa ke masa. Selain itu, dalam setiap cerpen terkandung getaran moralitas, apabila disimak secara sadar dan terbuka akan memberikan nutrisi berarti tentang pentingnya kembali …