Seni yang berbunyi sangat lantang hingga yang dengungnya sangat lembut, ternyata tidak pernah berhasil menawarkan isunya sendiri pada masyarakat luas. Tidak saja mengenai apa yang terjadi secara internal, juga segala kejadian eksternal. Segala macam ekspresi artistik yang menyesaki benak publik, tetap saja isu-isu selebritis, isu yang diproduksi oleh kultur massa, isu yang telah menjadi gosip d…
Teori sastra, pengajaran sastra, dan penelitian sastra biasanya diungkapkan dalam buku-buku yang terpisah sehngga pembaca memerlukan tenaga lebij untuk menyatukan ketiga-tiganya. Pada titik itulah buku ini menawarkan sebuah teori dan prkatik sekaligus dalam satu "genggaman. Bahasa yang dipakai di buku ini sederhana, lugas
Mengapa Mas Marco Kartodikromo menentang pemerintah kolonial? Apa tujuan Shamsuddin Salleh menulis roman spionase? Mengapa Tahar Ben Jelloun meminjam plot novel Pramoedya Ananta Toer? Kenapa Pramoedya Ananta Toer tidak dianugerahi Hadiah Nobel? Apa idam-idaman para eksil Indonesia pasca peristiwa 1965? Buku ini menyoroti sejumlah pertanyaan seputar sastra Indonesia modern - serta membahas bebe…
Mengapa Mas Marco Kartodikromo menentang pemerintah kolonial? Apa tujuan Shamsuddin Salleh menulis roman spionase? Mengapa Tahar Ben Jelloun meminjam plot novel Pramoedya Ananta Toer? Kenapa Pramoedya Ananta Toer tidak dianugerahi Hadiah Nobel? Apa idam-idaman para eksil Indonesia pasca peristiwa 1965? Buku ini menyoroti sejumlah pertanyaan seputar sastra Indonesia modern - serta membahas bebe…
Drama merupakan kesenian yang banyak digemari oleh banyak orang. Untuk bisa menjiwai peran drama, seseorang perlu mempelajari teori-teori tentang drama yang akan diaplikasikan dalam apresiasi drama. Buku ini mencoba memberikan gambaran tentang hakikat drama, klasifikasi drama, sejarah perkembangan drama, apresiasi drama, penggerak drama di Indonesia, problematik pembelajaran drama sekaligus men…
Sastra lama adalah warisan nenek moyang yang sudah sepantasnya mendapat perhatian. Jangan sampai hiruk-pikuk kemajuan zaman menenggelamkan warisan yang sangat berharga ini. Atas dasar inilah buku ini hadir di hadapan pembaca dengan harapan bisa mengangkat kembali khazanah sastra lama yang hampir dilupakan keberadaannya agar kembali dikenal oleh masyarakat.
Buku ini terdiri atas dua bagian. Bagian pertama membahas tentang puisi lama yang meliputi pantun, karmina, syair, gurindam, seloka, talibun, mantra, peribahasa atau bidal (mencakup pepatah, perumpamaan dan tamsil), serta bentuk puisi lama lainnya (rubai, ki'tah, gazal, nazam dan masnawi). Bagian kedua membahas prosa lama yang meliputi dongeng, hikayat, fabel, legenda, mite, sage, cerita jenaka…
Roman ini ditulis dalam tahun 1930-an ketika pengarangnya masih muda. Penuh rimantik, perjuangan dan cinta. Roman ini pernah difilmkan oelh PERFINI di bawah pimpinan Usmar Ismail. Pernyataan Idrus tentang buku ini dalam majalah Indonesia. "Saya sendiri sangat senang membaca buku ini. Pada umumnya semua yang dibeberkan pengarang dapat diterima oleh rasa keingintahuan kita, intelegensi kita dan …