Kau ingat lagu yang berkumandang pada malam kita bertemu pertama kali? Tidak, tapi aku ingat semua lagu yang kudengarkan sejak kau pergi.
Saya telah menyaksikan bagimana keadilan telah dikalahkan oleh para penguasa dengan gaya yang anggun dan sikap yang gagah. Tanpa ada ungkapan kekejaman di wajah mereka. Dengan bahasa yang rapi mereka keluarkan keputusan-keputusan yang tidak adil terhadap rakyat. Serta dengan budi bahasa yang halus mereka saling membagi keuntungan yang mereka dapat dari rakyat yang kehilangan tanah …
Rendra dijuluki "Si Burung Merak" bukan hanya karena pesonanya di atas panggung. Tapi, memang begitulah ia. Sesosok pribadi yang penuh vitalitas dan gairah. Seorang pecinta, bak merak yang merentangkan ekor cantiknya untuk menarik perhatian sang kekasih.Untuk merekalah, para kekasih, ia tuangkan cintanya lewat puisi. Di dalam buku ini, terangkum puisi-puisi cinta Rendra dari tiga masa. Puisi…
Ada burung dua, jantan dan betina hinggap di dahan. Ada daun dua, tidak jantan tidak betina gugur dari dahan. Ada angin dan kapuk gugur, dua-duanya sudah tua pegi ke selatan. Ada burung, daun, kapuk, angin, dan mungkin juga debu mengendap dalam nyanyiku.
Cinta Hanya untuk Kita Kektika aku bertanya tentang cinta Mata kita memandang dengan kepastian, sebiji kecambah yang membelah diri dalam dua keping Sekeping untukku, sekeping lagi untukmu Jika tumbuh kepingan yang lain adalah penyulut luka di antaranya
Cinta Hanya untuk Kita Kektika aku bertanya tentang cinta Mata kita memandang dengan kepastian, sebiji kecambah yang membelah diri dalam dua keping Sekeping untukku, sekeping lagi untukmu Jika tumbuh kepingan yang lain adalah penyulut luka di antaranya
Cinta Hanya untuk Kita Kektika aku bertanya tentang cinta Mata kita memandang dengan kepastian, sebiji kecambah yang membelah diri dalam dua keping Sekeping untukku, sekeping lagi untukmu Jika tumbuh kepingan yang lain adalah penyulut luka di antaranya