Atisha menjalani hidupnya dengan hati-hati. Sebagai seorang analis kredit di sebuah bank, dia terbiasa menganalisis segala sesuatu, dan tahu betapa sebuah risiko kecil yang tidak di antisipasi bisa menimbulkan masalah luar biasa besar. Apalagi Atisha adalah tulang punggung keluarga, she cannot afford making mistakes. Karena itu, dia slalu menimbang risiko dan memilih jalan aman agar hidupnya ba…
Sejak kecil, Olivia Mitchell ingin tahu siapa orangtua kandungnya. Jadi, ketika ia mendapat kesempatan bekerja di New York, ia pun menyambarnya tanpa ragu. Namun, mencari seseorang tanpa nama di kota sebesar New York adalah sesuatu yang mustahil. Kini kontrak kerja Olivia akan segera berakhir, dan Olivia menolak pulang ke Inggris sebelum berhasil melacak keberadaan orangtua kandungnya. Itu bera…
Raina Winatama: Di hari pernikahanku, aku kehilangan mempelaiku. Bukan karena dia melarikan diri. Namun, dia pergi untuk selamanya. Prakarsa Dwi Rahardi: Di ahri pernikahanku, aku kehilangan mempelaiku. Bukan karena dia melarikan diri. Namun, aku harus pergi untuk selamanya. Pramudya Eka Rahardi: Di hari pernikahan adikku, aku haus menjadi mempelai laki-laki. Menjalankan sebuah pern…
Veli, gadis yatim-piatu yang sejak kecil diasuh oleh kakek-neneknya, adalah perancang busana yang tengah naik daun. Sepulang dari Jakarta Fashion Week, dia menemukan surat lusuh di sela-sela koleksi kain nusantara almarhumah neneknya, Nenek Melati. Nama pengirim surat berbau Jepang itu mengusik rasa ingin tahunya, apalahi ada kaligrafi potongan ayat Al-Qur'an di dalamnya. Bukan kebetulan, pr…
Perubahan yang mendasar mulai merambah Desa Tanggir pada tahun 1970-an. Bunyi orang menumbuk padi hilang, digantikan bunyi mesin kilang padi. Kerbau dan sapi pun dijual karena tenaganya sudah digantikan traktor. Sementara, di desa yang sedang beruibah itu muncul kemelut akibat pemilihan kepala desa yang tidak jujur. Pambudi, pemuda Tanggir yang bermaksud menyelamatkan desanya dari kecurangan ke…
"Apa yang kalian pakai itu?" tanya seoarang wanita korea sembari menunjuk ke arah kain yang menutup rapi kepala kami. "Oh, ini namanya Jilbab," jawabku. "Ya ampuuun, apa kalian enggak kepanasan?" Menjalani keseharian sebagai mahasiswa Muslin di Negeri Ginseng tak semudah yang kubayangkan. Ada saja tatapan dan anggapan aneh yang tertuju kepadaku. Sungguh kurindu tanah air. Tak ada lagi suara …
Dalam dunia penerbangan, dikenal istilah critical eleven, sebelas menit paling kritis di dalam pesawat - tiga menit setelah take off dan delapan menit sebelum landing - karena secara statistik delapan puluh persen kecelakaan pesawat umumnya terjadi dalam rentang waktu sebelas menit itu. It's when the aircraft is most vulnerable to any danger. In a way, it's kinda the same with meeting people. …
Part wolf, part dog, White Fang is born into "the savage and bitter Wild of the North," a forbidding world where the law of the land is "eat or be aeten." After years of hardship, he has an opportunity for a better life by forging a friendhip with man. Can White Fang leave his wild ways behind for a chance at love and human companionship?
"Mulai sekarang lo jadi pacar gue!" "M-maksud lo?" Darka tersenyum sinis. "Bukannya ini yang lo mau, kan?" "G-gue..." "Gie nggak mau ada penolakan, mulai sekarang lo jadi pacar gue!" Tidak tahu kenapa, Tuhan seperti menjawab doanya, Darka berubah dan meminta Chinta untuk menjadi pacarnya. Apakah ini jadi awal dari kebahagiaan, atau malah ini awal dari kesedihan panjangnya?