Maika selalu berada di tengah-tengah dunia. Jadi anak tengah di keluarga besarnya, jadi penengah di setiap pertengkaran kawan-kawannya, tinggal di tengah kota yang sesak dengan banyak nyawa. Di tengah-tengah mereka, Maika selalu menjadi di antara. Ada atau tidak ada. Dianggap atau tidak juga buruk. Tidak senang, tidak juga menderita. Tidak penting, tidak juga sia-sia. Sedangkan Rio selalu be…