Ia orang pertama yang menulis konsep Republik Indonesia. Muhammad Yamin menjulukinya "Bapak Republik Indonesia:. Sukarno menyebutnya "Seorang yang mahir dalam revolusi". Tapi hidupnya berakhir tragis di ujung senapan tentara republik yang didirikannya. Tan melukis revolusi Indonesia dengan bergelora. Sukarno pernah menulis testamen politik yang berisi wasiat penyerahan kekuasanaan kepada emp…
Jika masih hidup dan diminta melukiskan situasi sekarang, Mohammad Hatta hanya perlu mencetak ulang tulisannya pada 1962; "Pembangunan tak berjalan sebagaimana semestinya... Perkembangan demokrasi pun terlantar karena percekcokan politik senantiasa. Pelaksanaan otonomi daerah terlalu lamban sehingga memicu pergolakan daerah". Demokrasi dapat berjalan baik, menurut Hatta, jika ada rasa tanggu…
Merangkum cerita-cerita personal yang jarang ditampakkan di depan umum, Lucunya Prabowo: Tegas, Santuy, Ikhlas, dan Senyumin Aja menunjukkan pribadi Prabowo yang dikenal orang-orang terdekatnya. Terlepas dari tanggung jawabnya yang besar dalam mengusung berbagai isu sosial, politik, dan keamanan, image Prabowo bukan lagi melekat pada politikus dan Jenderal yang kaku, tetapi justru cermin pemimp…
JIKA masih hidup, dan diminta melukiskan situasi sekarang, Mohammad Hatta hanya perlu mencetak ulang tulisannya yang terbit pada 1962: " Pembangunan tak berjalan sebagaimana semestinya.... Perkembangan demokrasi pun terlantar karena percekcokan politik senantiasa. Pelaksanaan otonomi daerah terlalu lamban sehingga memicu pergolakan daerah." Demokrasi dapat berjalan baik, menurut Hatta, jika ad…
Ia orang pertama yang menulis konsep Republik Indonesia. Muhammad Yamin menjulukinya “Bapak Republik Indonesia”. Sukarno menyebutkannya “seorang yang mahir dalam revolusi”. Tapi hidupnya berakhir tragis di ujung senapan tentara republik yang didirikannya. Tan melukis revolusi Indonesia dengan bergelora. Soekarno pernah menulis testamen politik yang berisi wasiat penyerahan kekuasaan …
Lelaki cadel itu tak pernah bisa melafalkan huruf “r” dengan sempurna. Ia “cacat” wicara tapi dianggap berbahaya. Rambutnya lusuh. Pakaiannya kumal. Celananya seperti tak mengenal sabun dan setrika. Ia bukan burung merak yang memesona. Namun, bila penyair ini membaca puisi di tengah buruh dan mahasiswa, aparat memberinya cap sebagai agitator, penghasut. Selebaran, poster, stensilan, …
MENDESAK Sukarno-Hatta untuk memproklamasikan kemerdekaan, Sutan Sjahrir justru absen dari peristiwa besar itu. Dia memilih jalan elegan untuk menghalau penjajah: jalur diplomasi - cara yang ditentang tokoh lain yang lebih radikal. Ideologinya, antifasis dan antimiliter, dikritik hanya untuk kaum terdidik. Ia dituduh elitis. Sejatinya, Sjahrir juga turun ke gubuk-gubuk, berkeliling Tanah Air m…
Selama lebih dari dua dasawarsa, Sri Mulyani Indrawati mengabdikan dirinya untuk melayani kepentingan publik nasional dan global. Ia merupakan Menteri Keuangan RI terlama setelah Ali Wardhana. Tugasnya sebagai nakhoda perekonomian nasional, telah dijalaninya di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Joko Widodo. Sri juga tercatat sebagai orang Indonesia pertama yang menduduki jabata…
Jejak Diplomasi Retno Marsudi: Tegas dalam Prinsip, Lentur dalam Cara mengulas perjalanan diplomasi Indonesia di bawah kepemimpinan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi selama satu dekade terakhir. Buku ini terdiri atas sepuluh bab yang mendalam dan komprehensif, menyajikan kisah-kisah penting dan strategi diplomasi yang diimplementasikan oleh Retno Marsudi saat menjabat sebagai Menteri Luar …
Kolega, rekan kerja, dan orang-orang yang berinteraksi dengan Retno LP. Marsudi menceritakan pandangan mereka soal perempuan pertama Indonesia yang menjadi Menteri Luar Negeri RI. Mereka melengkapi kisah yang dituturkan sendiri oleh Retno tentang perjalanan hidupnya. Lahir dari keluarga biasa dan sederhana di Semarang, Jawa Tengah, Retno menunjukkan komitmen tinggi sejak masa sekolah. Ris…