Roman ini ditulis dalam tahun 1930-an ketika pengarangnya masih muda. Penuh rimantik, perjuangan dan cinta. Roman ini pernah difilmkan oelh PERFINI di bawah pimpinan Usmar Ismail. Pernyataan Idrus tentang buku ini dalam majalah Indonesia. "Saya sendiri sangat senang membaca buku ini. Pada umumnya semua yang dibeberkan pengarang dapat diterima oleh rasa keingintahuan kita, intelegensi kita dan …
Cinta antara Molek dan Yasin yang mengatasi jurang keturunan, derajat dan kekayaan, tak mungkin padam meski sebanyak itu halangan yang dihadapi berdua. Dalam kesetiannya akan cinta, Yasin mengalami kebahagiaan abadi yang hanya untuk orang yang dapat melepaskan dirinya dari segala ikatan dan kungkungan dunia. Meski secara fisik tak pernah akan bersatu, namun mereka percaya bahwa kelak cinta yan…