Sejumlah survei menunjukkan bahwa dari semua ketakutan kita (termasuk kematian, penyakit, dan kesepian), berbicara di depan publik menempati urutan yang pertama. Jika Anda ketakutan setengah mati saat harus berdiri dan menyampaikan sesuatu di dalam sebuah ruangan yang dipenuhi orang, maka INILAH buku yang tepat untuk Anda miliki. Didasarkan pada pengalaman hidupnya, Richard Bewes, seorang pemb…
Apakah Anda pernah membaca buku berjudul Mati Ketawa Cara Rusia? Jika Belum, itu tidak masalah. Buku yang sedang Anda pegang ini tidak ada kaitannya dengan buku tersebut. Namun, buku ini dapat dipelesetkan menjadi : "Hidup Ketawa Bersama Pendeta Raprap". Ya. Jika Anda masih belum mau mati sekarang, dan masih bertekad untuk menjalani kehidupan yang lebih hidup, tampaknya Anda memang perlu mem…
Mengapa kita masih meminta kepada Tuhan, jika Dia Mahatahu? Ketika Pendeta Raprap mengajukan pertanyaan itu, ia tidak sedang mengajukan masalah teologi atau filsafat yang rumit. Dengan pertanyaan ini, dan berbagai khotbah lain dalam buku ini, ia berbagi mutiara iman yang menjadi inti kehidupan orang Kristen.
Apakah karena orang Kristen harus selalu bersukacita, lalu mereka tidak boleh menangis? Jika ini sulit dijawab dan membuat kita heran, mungkin kita akan lebih heran lagi jika hal ini ternyata menjadi bahan renungan Pendeta L.Z. Raprap, sang pendeta humoris. Dengan sindiran halus, ilustrasi jenaka, dan kupasan yang cerdas, Pendeta Raprap menegur kealpaan dan kelalaian orang percaya, sekaligus me…
Tanpa kehilangan ciri khasnya, Pendeta Raprap jeli melihat kehidupan manusia yang semakin sulit dari hari ke hari. Berbagai perkembangan teknologi informasi - yang seharusnya memudahkan manusia - justru sering memerangkap manusia dalam rutinitas dan kedangkalan makna. Sikap yang serba pragmatis dan serba cari enak menjadi panglima. Bersama Pendeta L.Z. Raprap, di dalam buku keempat dari seri…