Hamli tak pernah mengira, keputusannya untuk menerima beasiswa pemerintah Belanda demi melanjutkan sekolah ditentang oleh orangtuanya. Orang tua yang justru dia harapkan mendukung sepenuh hati. Namun, adat minang yang mengikat erat ternyata membelenggu cita-citanya. Hamli pun kemudian memutuskan untuk melanggar adat. merantau demi ilmu. Dan ketika dalam perantauan dia bertemu mojang Priangan…
Di satu sore, seorang perempuan bangkit dari kuburannya setelah dua puluh satu tahun kematian. Kebangkitannya menguak kutukan dan tragedi keluarga, yang terentang sejak akhir masa kolonial. Perpaduan anatara epik keluarga yang dibalut roman, kisah hantu, kekejaman politikm mitologi, dan petualangan. Dari kekasih yang lenyap ditelan kabut hingga seorang ibu yang menginginkan bayi buruk rupa.