Pengalaman di-bully pada masa remaja, membuat Hilda tidak nyaman dengan diri sendiri dan membuat hatinya mengeras. Semua itu berubah setelah ia melanjutkan sekolah ke Paris. Kegemaran barunya mengunjungi galeri seni membuatnya terpaku di hadapan sebuah lukisan yang perlahan membuka pengalaman aneh pada tubuhnya. Ketika hijrah ke Ubud, ia mulai dihantui musik dan lagu yang tiba-tiba bersarang…