Argenteuil, sebuah kota kecil di tepian Sungai Seine, kira-kira 10 km barat laut Paris. Ke sanalah Dini pindah setelah suaminya berangkat ke Amerika Serikat untuk menjadi Konsul Jenderal Prancis di Detroit. Padang ikut ayahnya, sementara Lintang meneruskan tinggal di asrama sekolah sampai menamatkan pendidikan menengahnya. Hati Dini sudah mantap. Dia mulai mengurus perceraiannya. Namun, hukum …
Meski tidak bahagia hidup bersama suaminya, Dini tetap melakukan tugas-tugasnya sebagai istri diplomat dan ibu bagi Lintang, putrinya yang berusia balita. Hubungan dengan lelaki pilihannya semakin hambar, kering, dan kadang memuncak menjadi letupan-letupan pertengkaran yang panas. Sesekali Dini menemukan kedamaian dan keseimbangan hidup di La Barka, sebuah rumah pertanian di Prancis Selatan ya…
HUbungan yang semakin memburuk dengan suaminya, ditambah penyakit fatal yang nyaris merenggut nyawanya, membuat DIni menjalani hari-harinya tanpa semangat. Detik demi detik dilaluinya bagaikan robot yang bergerak secara otomatis. Bahkan, ia mulai tidak peduli kepada Lintang dan Padang. Setitik harapan yang masih tersisa di hatinya hanyalah terwujudnya rencana-rencana yang telah disusun 'Kapten…
Meskipun sudah 3 tahun menikah dan dikaruniai seorang putri mungil yang cantik, Dini tidak merasa bahagia hidup bersama suaminya, seorang diplomat Prancis. Sikap dan watak suaminya yang berubah setelah mereka menikah, membuatnya selalu merasa tertekan. Lebih-lebih ketika dia harus menyesuaikan diri dalam keadaan serba kekurangan di tengah musim yang sangat hebat di negeri adopsinya, Prancis. D…
Buku ini menceritakan si Aku atau pengarang Nh. Dini yang tumbuh menjadi remaja. Dia menghidupi masa Sekolah Menengah Atas (SMA) Bagian A/Sastra sebagai anak seorang janda tanpa santunan. Di kala itu pula bakat seninya berkembang, disertai latihan-latihan dan pemupukan pengetahuan umum lewat bacaan berbobot maupun ringan yang ada di perpustakaan kotanya. Selain rajin membaca, menulis cerita pen…
Di zaman yang serba kekurangan, di kala Semarang jadi rebutan para penjajah, penduduk sudah tidak bebas lagi berbuat sekehendak hati. Mereka hidup dalam kekangan. Dalam Langit dan Bumi Sahabat Kami, Dini mengisahkan kembali peristiwa-peristiwa yang dialaminya pada masa itu: kekurangan makanan, musim yang kering, keadaan yang memprihatinkan, dan lain-lain. Semua itu dihadapi keluarga Dini deng…