Sejak kecil, Anasera tumbuh dengan kehilangan yang tak pernah ia pilih. Ibunya, yang sempat mewarnai masa-masa awal hidupnya, pergi terlalu cepat, meninggalkanya dengan kenangan yang perlahan memudar seiring waktu. Ayahnya, meski masih ada, lebih sering menjadi sosok yang jauh dan sulit digapai. Anasera hanya menggantungkan harapannya pada Abim--kakak laki-laki yang pernah berjanji akan sela…