Firman Allah begitu hidup dan kuat! Ia menyinari hati yang gelap, membebaskan yang tertindas, serta menaklukkan pemberontak yang menolak Allah. Menurut Yesus, firman Allah bagai benih yang ditaburkan ke tanah. Sekalipun kualitas benih itu unggul, pertumbuhannya tergantung kualitas tanahnya. Mampukah firman Allah menmbus berbagai jenis tembok pembatas berupa adat, kebiasaan, tradisi, dan keyaki…