Siapa pun yang mendengar nama Chairil Anwar pasti pikirannya akan tertuju apada satu kata, puisi. Chairil Anwar memang tidak bakal bisa terpisahkan dari sastra Indonesia. Meski hidup singkat sebagai manusia, namun tidak sebagai seniman. Ia telah menggoreskan secara dalam persajakan modern Indonesia. Bahkan, napas Chairil Anwardapat kita rasakan dalam persajakan Indonesia.
Gema Tanah Air pertama kali terbit pada tahun 1948, menghimpun karya-karya terpilih para sastrawan Indonesia tanpa memandang kecenderungan ideologi politisnya. Kemudian, pada pertengahan 1965 terjadi peristiwa Gerakan 30 September, yang disusul dengan pemberangusan Partai Komunis Indonesia (PKI). Para pengarang yang diindikasikan pernah terlibat dalam Lembaga Kebudayaan Rakyat (Lekra) dan PKI m…
Pada 1933 timbul satu angkatan yang menyatakan diri sebagai Pujangga Baru. Nama itu bermula sebagai nama majalah yang terbit mulai tahun itu. Penerbitan Pujangga Baru ialah realisasi dari hasrat untuk menyatukan para pengarang dari berbagai suku, daerah, ataupun agama. Berbeda pada majalah pada umumnya yang memuat karya sastra sebagai tulisan sampingan. Pujangga Baru semata-mata menitikberatkan…
Pada 1933 timbul satu angkatan yang menyatakan diri sebagai Pujangga Baru. Nama itu bermula sebagai nama majalah yang terbit mulai tahun itu. Penerbitan Pujangga Baru ialah realisasi dari hasrat untuk menyatukan para pengarang dari berbagai suku, daerah, ataupun agama. Berbeda pada majalah pada umumnya yang memuat karya sastra sebagai tulisan sampingan. Pujangga Baru semata-mata menitikberatkan…