Namaku Ma Yan. Aku tinggal di Zhangjiashu, sebuah desa terpencil yang jaraknya ribuan kilometer dari Beijing. Walau berasal dari keluarga miskin, aku ingin tetap mengenyam pendidikan. Tak pedulu walau setiap hari harus berjalan sejauh 20 kilometer ke sekolah diantara jurang atau harus menahan lapar demi membeli sebuah pena. Bahkan, ketika itu berarti harus mennetang kebiasaan karena hanya anak …
Namaku Ma Yan. Aku tinggal di Zhangjiashu, sebuah desa terpencil yang jaraknya ribuan kilometer dari Beijing. Walau berasal dari keluarga miskin, aku ingin tetap mengenyam pendidikan. Tak pedulu walau setiap hari harus berjalan sejauh 20 kilometer ke sekolah diantara jurang atau harus menahan lapar demi membeli sebuah pena. Bahkan, ketika itu berarti harus mennetang kebiasaan karena hanya anak …