Novel ini menceritakan proses pewarisan nilai-nilai Jawa dan perubahan sosial di sebuah kota kecamatan. Benturan tokoh-tokohnya yang mewakili kelas priayi agraris, wong cilik, birokrat dan pedagang kapitalis dikisahkan dengan segar dan jenaka. Diantara mereka, siapa yang akhirnya dianggap mmapu 'memimpin'?