Hee Ah lahir dengan tubuh tidak sempurna, jari tangannya hanya empat dan tak memiliki kaki. Tapi bagi Hee Ah itu bukan alasan untuk mengasihani diri. Ia menjalani hari penuh syukur dan terus berjuang meraih impian. Kini ia menjadi pianis ternama, dan menjalani tur keliling dunia dengan memainkan komposisi yang bahkan sulit dimainkan oleh pianis berjari lengkap. Buku ini bercerita mengenai ta…
Cao-Cao berhasil menduduki hampir sebagaian besar wilayah. Dia menjadi penguasa tertinggi setelah kaisar. Namun, perjuangan Cao-Cao terjegal oleh tiga saudara, yaotu Liu Bei, Yuan Yu, dan Zhang Fei. Demi keselamatan saudaranya, Yuan Yu menjadi bawahan Cao-Cao. Namun, setelah mengetahui dua saudara lainnya selamat. Dia pun menyusul mereka dan berkumpul kembali. Kesetiaan Yuan Yu membuat Cao Cao …
Setelah kematian ayahnya, Sun Be bertekad untuk meneruskan impian ayahnya. Dia pun berhasil menguasai wilayah Jiangdong. Sementara itu, Cao Cao yang digempur musuh harus merelakan kepergian Dian Wei. Dian Wei gugur demi melindungi Cao-Cao. Yuan SHu yang berambisi untuk menjadi kaisar, tapi sifatnya yang boros dan seenaknya menjadi bumerang baginya. Hidupnya berakhir menyedihkan. Dengan banyakny…
Dinasti Han mengalami puncak kejayaan. Namun, secara bertahap mengalami kemunduran, sampai akhirnya kerajaan dikuasai para kasim yang tamak, sementara Kaisar tidak memikirkan urusan pemerintahan. Dimana-mana terjadi pemberontakan. Di tengah kekacauan tersebut, muncullah para pahlawan yang membuka sejarah baru. Dalam buku ini, tiga pahlawan yakni Liu Bei, Yuan Yu, dan Zhang Fei, bertemu di ladan…
Istana dikuasai Dong Jhuo yang kejam dan semena-mena. DIa tak hanya membuat negara terpuruk, taoi juga membunuh kaisar dan rakyat. Melihat keadaan negara yang kacau, bao bao berinisiatif membuat deklarasi untuk mengajak para kesatria yang menyelamatkan negara dengan menyingkirkan si pemberontak Dong Jhuo. Para Kesatria bersimpati dan kagum pada niat bao bao sehingga mereka berbondong-bondong da…
Hee Ah lahir dengan tubuh tidak sempurna, jari tangannya hanya empat dan tak memiliki kaki. Tapi bagi Hee Ah itu bukan alasan untuk mengasihani diri. Ia menjalani hari penuh syukur dan terus berjuang meraih impian. Kini ia menjadi pianis ternama, dan menjalani tur keliling dunia dengan memainkan komposisi yang bahkan sulit dimainkan oleh pianis berjari lengkap. Buku ini bercerita mengenai ta…