Tiga Dekade lebih bukanlah waktu singkat bagi seorang presiden memimpin sebuah negara. Itulah yang dialami ole Soeharto, Presiden kedua Republik Indonesia. Soeharto berada di puncak kepemimpinan selama 32 tahun, yakni sejak 1966 hingga 1998. Pada periode itu, ada semacam kontradiksi yang mencuat ke permukaan. Aura kejawen pun melekati setiap tindak tanduknya dalam memutuskan suatu kebijakan. …
Tiga Dekade lebih bukanlah waktu singkat bagi seorang presiden memimpin sebuah negara. Itulah yang dialami ole Soeharto, Presiden kedua Republik Indonesia. Soeharto berada di puncak kepemimpinan selama 32 tahun, yakni sejak 1966 hingga 1998. Pada periode itu, ada semacam kontradiksi yang mencuat ke permukaan. Aura kejawen pun melekati setiap tindak tanduknya dalam memutuskan suatu kebijakan. …
Soe Hok-gie adalah seorang pemikir yang kritis, idealis dan pemberontak. Catatan hariannya-yang dibukukan dalam Catatan Seorang Demonstran (1983) - merangkum semangat perlawanan yang tumbuh sejak dia duduk di bangku SMP. Gie pernah mendebat guru bahasa Indonesia lantaran berbeda pendapat soal pengarang prosa "Pulanglah Dia si Anak Hilang". Lalu semasa SMA, ia memprotes kebijakan sekolahnya yang…