Kita-khususnya pendidik-diberikan pahat khusus oleh Allah untuk mendidik, mengajar, dan menuntun pada kebenaran. Pakailah pahat itu untuk mengukir, dan menghiasi anak-anak kita yang hatinya keras seperti batu, dan hiasilah dengan kebernaran-Nya bagi kemuliaan Allah.
Murid adalah gambar Allah yang agung, namun telah rusak karena dosa, bahkan kadang bisa menjadi pendosa yang merusak dunia. Guru bukan mengisi otak saja, tetapi menemukan, mengarahkan, dan menuntun hati yang sempat tersesat. Tugas guru bukan menyenangkan dunia, tetapi menyadarkan dunia bahwa mereka dikasihi oleh Tuhannya.