"Kamu cantik dengan gaun putih itu, Senjani...." Awalnya, aku sama sekali nggak menyangka kita sama-sama melangkah ke tahap ini. Aku ngerasa terlalu banyak luka buat peluk kamu, Jan. Aaku nggak pernah tahu apa itu rumah, dan khawatir nggak bisa memberikan "rumah" yang layak buat kamu nanti. "Aku pasti bisa sembuh, kan, Jan? Nggak. aku harus sembuh!" Kamu selalu meyakinkan aku kalau nggak p…