Rani bekerja sebagai editor di sebuah kantor penerbitan. Dia suka dengan kehidupan dan dunia kecilnya yang tenang di pengujung usia 20-annya, meski terkadang rekan kerjanya suka mengusiknya. Suatu hari, proyek besar datang dari perusahaan pafum lokal yang berniat merilis produk baru lewat buku. Rani yang sudah lama bermimpi menerbitkan buku pertamanyaa, akhirnya mendapatkan kesempatan,. Tetapi…
Alina membenci hidupnya. Ia menciptakan realitas baru dengan menjelma menjadi seseorang bernama Marni ketika berkenalan dengan laki-laki yang ia temui di bus pada petang pukul setengah lima. Apakah kebohongan itu berhasil menyelamatkannya atau malah menambah kesialan dalam hidupnya? Bagaimana nasib laki-laki yang telanjur jatuh hati pada Marni itu? Apakah Alina mampu menjaga identitas rahasiany…
Selalu untukmu Geez, Sebulan lebih aku sudah berada di Berlin. Mencari, mencari, dan mencari. Sampai akhirnya, aku menemukan sebuah jawaban yang terpaksa aku terima. Bukan jawaban terbaik, tetapi aku harus bisa menghargai itu. Berlin, aku titip dewa kejutanku, ya. Sembunyikan saja senjamu kalau dia nakal, pasti dia langsung jadi anak baik lagi. Berlin, aku juga titip rasa sayang ini u…
Untuk peri kecilku, Ann, dari kecil, aku susah sekali bicara banyak. Namun, sejak bertemu denganmu, aku ingin bisa banyak berkata-kata, khususnya saat bersamamu. Aku tahu, aku jenis orang yang sedikit rumit. Namun, percayalah Ann, aku berusaha sekeras mungkin untuk bisa membuatmu memahamiku, walaupun aku tahu itu sulit. Berat sekali rasanya harus meninggalkanmu di Berlin. Hrus membia…
Nugraha Andai bisa sesederhana itu, aku tidak akan pernah mencintaimu sejak awal. Aku tidak akan mengambil risiko, mengorbankan perasaanku. Namun, semua ini diluar kendaliku. Biru Banda Neira adalah hari-hari terakhirku bersamamu. Kutitipkan segala rindu, cerita, dan perasaan yang tak lagi kubawa, lewat sebuah ciuman perpisahan. Berjanjilah kau akan melanjutkan hidupmu bersama laki-laki ya…
Nugraha Andai bisa sesederhana itu, aku tidak akan pernah mencintaimu sejak awal. Aku tidak akan mengambil risiko, mengorbankan perasaanku. Namun, semua ini diluar kendaliku. Biru Banda Neira adalah hari-hari terakhirku bersamamu. Kutitipkan segala rindu, cerita, dan perasaan yang tak lagi kubawa, lewat sebuah ciuman perpisahan. Berjanjilah kau akan melanjutkan hidupmu bersama laki-laki ya…