Ayah berhenti sejenak, lalu menatap mataku dalam-dalam. Aku tak bisa membedakan siapa sebenarnya yang berpidato. Apakah Thariq Bin Ziyad atau ayah sendiri... Nak, peristiwa penaklukan itu menjadi inspirasi Ayah untukmu. Itulah mengapa Ayah memberimu nama Abdurrahman Ad-Dakhil, seorang hampa yang penuh welas sekaligus penakluk! Meski aku masih bocah dan belum sepenuhnya paham, entah kenapa aku m…