Concord tidak seramai Brookfield. Apalagi Caroline dan keluarganya tinggal di sebidang tanah kecil yang masih dikelilingi hutan lebat. Si kepang coklat kecil tidak tahu apakah ia akan betah di rumah barunya ini. Setelah badai besar merusak tanaman dan rencana panen mereka, mereka harus menyambung hidup dengan bekerja bagi orang lain. Hari-hari penuh kerja keras pun membentang di depan mata. Ket…
Kejutan yang dirahasiakan Caroline pun terkuak. Ibu sendiri yang membukanya di depan anggota keluarga. Reaksi mereka sungguh memberi warna dalam kehidupan di rumah kecil itu. Namun, ketika kincir penggilingan di kota mulai berputar, wabah penyakit mulai menjangkit. Mula-mula Pak Holbrook dan Henry tertular. Kemudian yang lain. Apakah seisi rumah tertular? Ketika musim dingin datang lebih cepat …
Tinggal di Brookfield - kota kecil yang sedang bertumbuh dan menarik para pendatang baru - sangat menyenangkan hati Caroline. Ia antusias dengan riuh rendah kehidupan kota kecil itu: ikut pawai Hari Kemerdekaan, mengintip sirkus dengan hewan dan badut-badutnya, hidup bersama tetangga yang ramah dan baik hati. Ia memperoleh banyak pengalaman berharga dan seru. Namun, bagaimana reaksi Caroline ke…
Jauh sebelum ada Batman dan Superman, Jack si Pelompat telah membantu masyarakat membasmi kejahatan ... Rose, Lily dan Ned lari dari panti asuhan mereka. Tapi, bahaya terus mengancam mereka. Mulai dari Mack, si Raja Penjahat sampai ke Mr Killjoy, kepala panti asuhan yang menginginkan liontin warisan ketiga anak malang itu. Saat Rose, Lily dan Ned benar-benar terjepit, muncullah Jack si Pe…
Hidup di kota kecil yang sedang bertumbuh akhirnya mewujudkan cita-cita Ma: anaknya bersekolah secara mapan dan hidup dalam dunia yang beradab. Namun, hati Laura gundah karena ditinggal pergi Mary dan di sekolah ia harus berhadapan dengan "teman lama" yang dulu pernah menyulitkannya di tepi Sungai Plum. Ia pun di kejutkan oleh hal lain : Almanzo Wilder yang menawarinya mengantarkan pulang dan t…
Hidup di kota kecil yang sedang bertumbuh akhirnya mewujudkan cita-cita Ma: anaknya bersekolah secara mapan dan hidup dalam dunia yang beradab. Namun, hati Laura gundah karena ditinggal pergi Mary dan di sekolah ia harus berhadapan dengan "teman lama" yang dulu pernah menyulitkannya di tepi Sungai Plum. Ia pun di kejutkan oleh hal lain : Almanzo Wilder yang menawarinya mengantarkan pulang dan t…
Jalan seni memang terjal. Meski berbekal tekad yang kuat dan kerja keras, Alang masih terseok-seok untuk menggapai mimpi sebagai musisi. Bapaknya bukanlah tipe penuntut, tapi ia menginginkan anaknya memiliki cita-cita yang membuat hidupnya lebih sejahtera dibanding kehidupannya sekarang. Bapaknya hanyalah seorang tukang becak dan ibunya berjualan sayur di pasar pagi. Hobi dan cita-cita Alang…
Semakin jauh ke barat. Itulah cita-citak Pa dan Laura. Derap pembangunan di daerah Barat membuka peluang bagi mereka untuk melanjutkan petualangan. Namun, Ma yang ingin agar anak-anaknya bersekolah kembali merasa bahwa kini sudah waktunya bagi mereka menetap. Di wilayah baru, di Dakota Selatan, di tengah pembangunan jalur rel kereta api dan di pinggiran Danau Perak, keluarga ini mulai mencari t…
Laura tetaplah Laura. Ia berkelana semenjak masih kanak-kanak dan tetap berkelana meski sudah memasuki usia senja. Ia telah bepergian menggunakan gerobak kuda, kereta api, dan mobil, baik sendirian, bersama orang-tua dan kakak-adiknya, dengan suaminya, maupun beserta putrinya. Selama 60 tahun perjalanannya, ia telah memperhatikan bagaimana waktu, musim, dan manusia mengalami perubahan. Namun, a…
Di usianya yang masih sangat belia, Tita harus kehilangan bapaknya. Absennya sang pencari nafkah utama membuat sulit kehidupan Tita dan ibunya di Jakarta. Keluarga besar menyarankan agar keduanya pindah ke Kulon Progo, demi memupus kesepian dan memangkas biaya hidup. Mereka manut. Tapi ternyata kesulitan hidup tak berhenti sampai di situ. Rasa kehilangan yang teramat dalam telah tertanam dal…