Hujan pernah merebut seseorang dariku. Ia merampas kebahagiaan yang tumbuh di dadaku. Ia memaksa aku menjadi sendiri. Hujan juga pernah membuat janji kepadaku. Ia tak akan jatuh lagi dimataku. Namun, ia berdusta, ia meninggalkan aku tanpa permisi. Saat aku merasa hujan hanya datang untuk menyakiti, kamu hadir. Mengajarkan aku bahwa Tuhan tak menciptakan hujan untuk bersedih, tetapi Ia men…
Setiap orang memiliki cinta pertama, namun tak semuanya bisa menggiring cinta pertama menjadi cinta terakhirnya. Kesetiaan, ketulusan, dan kejujuran apa yang dirasakan hatilah yang bisa bicara pada saatnya, menghantar cinta pertama menjadi cinta sejati hingga napas terhenti. Tak banyak orang beruntung mendapatkan cinta pertama sekaligus bisa menjadi cinta terakhirnya, namun saat jodoh telah dit…
Seperti Sungai yang Mengalir berisi kumpulan renungan dan cerita pendek Paulo Coelho, kisah-kisah yang menggugah tentang kehidupan dan kematian, suratan takdir dan pilihan, cinta yang hilang dan ditemukan. Kadang humoris, kadang serius, tapi sellau dalam, buku ini - seperti semua karya Coelho lainnya - mengeksplorasi artinya menjalani hidup dengan sepenuh-penuhnya.
Sepasang sepatu yang bertengkar, arak-arakan kertas yang berjalan di malam hari, rumah yang saling menyindir, adalah beberapa cerita dari buku ini. Di buku ini, beberapa benda menjelma menjadi pencerita yang piawai. Lewat benda-benda mati yang berkisah itu, manusia seakan diingatkan kembali akan kemanusiaannya.
Dunia fiksi yang umumnya mencuat dalam kumpulan ini lebih banyak digunakan untuk satu melankoli dalam melodrama kehidupan dari sebuah negeri yang haru, negeri biru dengan panorama mengenaskan. Posisi orang kecil dominan dibicarakan sebagai pihak yang kalah dalam menghadapi kehidupan keras, tantangan modernitas ataupun represi politik dan ekonomi yang menggilas. Hal terakhir ini, tampaknya menja…
Cinta memang terkadang muncul tak terduga. Di tempat yang tak dinyana. Pada orang yang tak dikira. Tak pernah menyangka Vika akan jatuh cinta pada orang yang seharusnya ia panggil 'Pak', yang sama sekali bukan teman sepermainanny. Salahkan kebaikan hati orang itu dan senyum tulusnya yang selalu ada untuk Vika. Tapi ketika perasaan itu semakin membuncah, haruskah ia menuruti permintaan Ibu untuk…